
Dalam sebuah momen bersejarah bagi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumatera Utara, Musyawarah Wilayah (Muswil) VII telah menghasilkan kepemimpinan baru untuk periode 2026-2031. Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., terpilih sebagai salah satu anggota Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumut dalam proses pemilihan yang berlangsung secara demokratis pada Selasa (19/5/2026). Terpilihnya Ade menandai langkah baru bagi organisasi ini dalam menjalankan misi dan visinya untuk masyarakat.
Penghargaan dan Rasa Syukur
Dalam pernyataannya setelah terpilih, Ade menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pimpinan sidang, panitia, serta semua tokoh dan peserta Muswil. Ia mengakui betapa pentingnya kepercayaan yang diberikan kepadanya dan berkomitmen untuk memanfaatkan amanah ini sebaik mungkin.
Menanggapi Pengunduran Diri Rekan Sejawat
Di tengah suasana Muswil, Ade juga memberikan tanggapan profesional terkait pengunduran diri rekannya, Sugiat Santoso. Ia menegaskan bahwa KAHMI Sumut akan tetap kokoh dan menghormati keputusan tersebut. Tujuan utamanya adalah menjaga keutuhan dan soliditas organisasi demi kebaikan bersama.
Tanggung Jawab Kepemimpinan
Ade Parlaungan menegaskan komitmennya untuk menerima tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa terpilihnya dirinya bukanlah sebuah kemenangan pribadi, melainkan amanah kolektif yang harus dijalankan demi kepentingan KAHMI dan masyarakat Sumatera Utara.
Tiga Pilar Utama Kepemimpinan
Menatap masa depan, Ade menggarisbawahi tiga fokus utama yang akan menjadi landasan kepemimpinannya:
- Kesinambungan Organisasi: Memastikan bahwa semua agenda Muswil, proses kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat dapat berlangsung tanpa hambatan. Hal ini akan dicapai melalui kolaborasi yang kuat di antara anggota Presidium dan komunikasi yang intensif dengan Majelis Daerah (MD) KAHMI.
- Kolaborasi dan Keterbukaan: Membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, serta membuka dialog dengan akademisi dan media. Konsep keterbukaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mencapai tujuan bersama.
- Kontrol dan Akuntabilitas: Menjunjung tinggi prinsip transparansi dan bersedia menerima kritik yang konstruktif. Ini merupakan langkah penting untuk perbaikan dan pengembangan organisasi ke arah yang lebih baik.
Apresiasi dan Harapan
Ade juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarganya, mentor, serta semua kader KAHMI yang telah memberikan dukungan. Ia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kekompakan dan ukhuwah dalam menjalankan amanah organisasi ini.
Pesan untuk Masa Depan
“Kita semua hanyalah pemegang amanah yang meminjam nama organisasi untuk mengabdi. Mari kita jaga semangat kebersamaan dan keikhlasan untuk Sumatera Utara yang lebih baik,” ungkap Ade, menutup pernyataannya. Dengan pesan ini, ia mengajak seluruh anggota KAHMI untuk bersatu dan bekerja keras demi mencapai visi dan misi yang lebih besar.
Dengan terpilihnya Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. sebagai Presidium MW KAHMI Sumut, diharapkan organisasi ini dapat menghadapi tantangan yang ada dengan semangat kolaborasi, keterbukaan, dan akuntabilitas. Periode ini akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan KAHMI Sumut untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat dan bangsa.
